Hari Juang TNI-AD *Kodim 0734 Napak Tilas Perjuangan di Kota Yogyakarta* -->

Kategori Berita

Iklan Semua Halaman

Masukkan kode iklan di sini. Direkomendasikan iklan ukuran 970px x 250px. Iklan ini akan tampil di halaman utama, indeks, halaman posting dan statis.

Hari Juang TNI-AD *Kodim 0734 Napak Tilas Perjuangan di Kota Yogyakarta*

acuk
Saturday, December 14, 2019


    Yogyakarta -  di samping sebagai Kota budaya dan kota pelajar juga memilki banyak sejarah terkait perjuangan bangsa dalam merebut maupun mempertahankan kemerdekaan.

     Yogyakarta pernah menjadi pusat pemerintahan baik masa kerajaan, baik Kerajaan Mataram (Islam), Kesultanan Yogyakarta dan Kadipaten Pakualaman maupun pusat pemerintahan Republik Indonesia pada masa perjuangan mempeetahankan kemerdekaan bangsa.

INFO PENTING BLOG MILITER LAINNYA :

TIPS LOLOS TES MATA TNI

TIPS TES PSIKO GAMBAR

CARA MENGGAMBAR POHON TES PSIKO

    Hal inilah yang membuat Yogyakarta semakin memiliki daya tarik tersendiri bagi para mahasiswa, pelajar maupun wisatawan baik dalam dan luar negeri.

     Berdasarkan faktor historis tersebut sudah seharusnya jika kita khususnya para generasi muda menggali nilai-nilai sejarah yang telah tumbuh dan berkembang dalam perjuangan para pendahulu bangsa khususnya di wilayah Daerah Istimewa Yogyakarta.

       Dalam rangka memperingati hari juang TNI Angkatan Darat Tahun 2019, Kodim 0734/ Yogyakarta di bawah pimpinan Kolonel Arh Zainudin S.H., M.hum melakukan napak tilas untuk menyusuri beberapa tempat-tempat bersejarah yang ada di kota Yogjakarta, mulai dari istana kepresidenan atau Gedung Agung hingga tempat-tempat lain yang memiliki nilai sejarah seperti Museum Jendral Sudirman, Military Academy pertama Yogyakarta yang saat ini sebagai SMA Bopri 1, Benteng Vredeburg yang menjadi saksi bisu serangan umum 1 Maret 1945, serta bersilaturahmi dengan keluarga pahlawan revolusi Kolonel Anumerta Sugiyono. Jum'at(13/12/2019).


       Komandan Komando Daerah Militer yang diikuti oleh para perwira dan perwakilan anggota dengan cermat berusaha untuk menggali sejarah serta nilai-nilai yang terkandung di dalamnya. Disela-sela kegiatan tersebut Kolonel Zainuddin menyampaikan bahwa sebagai generasi penerus bangsa kita tidak boleh melupakan sejarah yang pernah ada dan terjadi di negara kesatuan Republik Indonesia khususnya di wilayah kota Yogjakarta. Lebih lanjut Zaenudin menjelaskan bahwa nilai-nilai sejarah perjuangan bangsa mempunyai arti penting bagi kita untuk dijadikan sebagai motivasi maupun pedoman dalam mengisi kemerdekaan Bangsa maupun untuk menghadapi persaingan yang semamin ketat dengan bangsa-bangsa lain.

       Diakhir kegiatan Dandim menyampaikan bahwa walaupun belum semua lokasi bisa dikunjungi dalam kegiatan napak tulas kali ini, namun setidaknya hal ini bisa menjadi pemantik bagi kita khususnya para generasi muda lainnya. Hal lain yang tidak kalah penting adalah bahwa betapa dari dulu semangat kemanunggalan TNI rakyat menjadi begitu penting dalam mengisi dan menegakkan Negara Kesatuan Republik Indonesia. Dengan berpedoman kepada jati dirinya sebagai Tentara Rakyat, Tentara pejuang, Tentara nasional dan Tentara profesional, TNI harus semakin dekat dengan rakyat karena itu akan bisa menjadi kekuatan penggerak ada dalam menegakkan kedaulatan, mempertahankan keutuhan negara serta melindungi segenap bangsa dan seluruh tumpah darah Indonesia.

    Kemanunggalan TNI dan rakyat yang telah terbangun selama ini juga membuktikan bahwa TNI Angkatan Darat adalah kita" pungkasnya.

( Red | ambyar | Cecep )